Views: 5
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Pola Pikir Bertumbuh dan Pemanfaatan Teknologi AI
Wonogiri – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Sub Rayon 01 Wonogiri sukses menyelenggarakan kegiatan rutinnya pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025. Bertempat di SMP Negeri 6 Wonogiri, acara yang dihadiri oleh sekitar 21 peserta guru IPA SMP ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Fokus kegiatan kali ini adalah “Workshop Pembelajaran Mendalam: Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam dalam Pembelajaran IPA.”



Pembukaan dan Sambutan
Acara dibuka oleh MC, Ibu Dewi Rosnanda dari SMP Nawa Kartika Selogiri, dengan sambutan hangat kepada seluruh peserta. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa pembuka. Sambutan ketua MGMP IPA SR 01 Wonogiri diwakili oleh Bapak Muhammad Eko Nurhidayat dari SMP Negeri 6 Wonogiri, yang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan bekal ilmu dan motivasi bagi para guru.
Materi Utama dari Narasumber
Sesi inti diisi oleh narasumber utama, Sunarno, S.Pd., guru dari SMP Negeri 1 Wonogiri yang juga menjabat sebagai Ketua MGMP IPA Rayon Kabupaten Wonogiri. Beliau mengawali paparannya dengan memperkenalkan konsep Pola Pikir Tetap (PPT) dan Pola Pikir Bertumbuh (PPB). Materi ini menekankan pentingnya perspektif yang tepat dalam pendidikan untuk membuka potensi tak terbatas pada siswa.
Tujuan utama dari sesi ini adalah untuk membekali para peserta agar mampu:
- Memahami dan menganalisis Pola Pikir Tetap (PPT).
- Memahami dan menganalisis Pola Pikir Bertumbuh (PPB).
- Mengaplikasikan Pola Pikir Tetap menjadi Pola Pikir Bertumbuh.
Bapak Sunarno juga menjelaskan mengapa growth mindset sangat penting di lingkungan sekolah, serta memaparkan cara-cara praktis untuk mengembangkannya. Beliau memberikan contoh-contoh nyata tentang perbedaan kedua pola pikir tersebut pada siswa SMP. Di akhir sesi, beliau menyimpulkan bahwa pola pikir bertumbuh adalah kunci keberhasilan sejati, karena pendidikan bukan hanya tentang bakat bawaan, melainkan juga tentang usaha, ketekunan dan kemauan untuk terus belajar dari setiap pengalaman. Beliau mengajak para guru untuk menanamkan growth mindset ini pada diri sendiri dan generasi mendatang. Guru diharapkan menanamkan growth mindset sejak dini kepada siswa agar lahir generasi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan global.



Pemanfaatan AI untuk Efisiensi Guru
Selain membahas growth mindset, narasumber juga memberikan tips inovatif dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA berbasis pembelajaran mendalam. Beliau menunjukkan bagaimana pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti Gemini atau ChatGPT dapat mempercepat proses pembuatan RPP Pembelajaran Mendalam secara efektif dan efisien.
Dengan memberikan prompt yang disesuaikan, guru dapat menghasilkan draf RPP dalam hitungan menit. Namun, beliau menekankan bahwa hasil dari AI tidak boleh dipakai mentah-mentah. Guru tetap harus melakukan pengecekan, penyesuaian, dan ketelitian agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta konteks pembelajaran.


Penutup
Kegiatan MGMP IPA Sub Rayon 01 Wonogiri ditutup pada pukul 11.00 WIB, dilanjutkan dengan doa penutup. Para peserta merasa mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya pola pikir bertumbuh dalam pembelajaran serta keterampilan praktis memanfaatkan AI untuk mendukung kinerja guru. Diharapkan materi ini dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPA di sekolah masing-masing, sehingga semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Wonogiri.
Lina Lifah Pratiwi, S. Pd. | SMP IT Al Huda Wonogiri
Lampiran Materi Workshop dari Narasumber https://drive.google.com/drive/folders/1GwHdTesxO-7wziRP-mPj1gzPEkZ2S_Bz?usp=sharing
