Views: 1
Meilinda Cahya Apriyani_SMP N 2 SELOGIRI
SMP N 2 Selogiri adalah sebuah Sekolah yang terletak di tepian kota Wonogiri dan berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo. Daerah ini dikelilingi oleh sawah – sawah, dan Gedung yang berjejer. Banyak Masyarakat yang tinggal di sini sehingga limbah Rumahtangga juga menumpuk. Tidak jarang Masyarakat membuang limbah ini tanpa memilah antara limbah organic dan anorganik. Kendati demikian, kondisi ini mengindikasikan bahwa Pendidikan Lingkungan peserta didik sekolah ini perlu ditingkatkan. Dengan Upaya yang tepat, sekolah ini memiliki potensi untuk membantu menanamkan nilai – nilai peduli lingkungan yang kuat pada peserta didik.
Dalam mencapai tujuan tersebut, saya perlu menerapkan pembelajaran berbasis lingkungan dan mengoptimalkan aset yang tersedia di sekolah. Menurut pandangan Ki Hajar Dewantara, seorang guru diibaratkan sebagai seorang petani yang memiliki peran kunci dalam memastikan pertumbuhan yang baik pada tanamannya. Analogi ini mengilustrasikan pentingnya guru dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif, kreativitas, dan pembelajaran efektif di antara siswa kami. Oleh karena itu, seorang guru memiliki tanggungjawab penting dalam membentuk lingkungan sekolah yang bersih dan asri. Ini melibatkan penciptaan suasana di mana anggota sekolah saling mendukung, bekerja sama, menghormati satu sama lain, dan selalu berupaya untuk belajar Bersama. Melalui kolaborasi ini, kita dapat membangun kebiasaan baik yang pada akhirnya membentuk karakter yang positif dan mendorong terciptanya lingkungan Pendidikan yang bersih dan asri.

Selain itu, dalam peran saya sebagai guru yang memiliki tanggungjawab atas Pendidikan moral siswa, saya mendorong kerjasama diantara guru – guru untuk turut serta membangun karakter siswa yang mempunyai kepedulian pada lingkungan, dan sadar akan tanggungjawabnya sebagai manusia kepada Tuhan YME. Saya juga telah merumuskan visi pribadi yang ingin saya capai, yaitu “Mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan asri sebagai wujud penerapan Profil Pelajar Pancasila”. Dalam rangka Mencapai visi tersebut, saya mengusulkan inisiatif perubahan yang penting, yaitu “PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN”. Setiap hari Jum’at pagi kami melaksanakan kebersihan, menanam pohon, dan memilah sampah, setelah selesai biasanya kami meminta tiap – tiap kelas untuk mengumpulkan sampah – sampah anorganik untuk ditimbang. Dan untuk sampah – sampah organic, karena kami belum memiliki alat untuk mengolahnya maka kami kumpulkan dan di buang ke TPA.
