Views: 70

Nguntoronadi, 4 Februari 2025 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) Subrayon 01 Kabupaten Wonogiri kembali digelar pada Selasa, 4 Februari 2025, bertempat di SMP Negeri 2 Nguntoronadi. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru PAI dari berbagai SMP di wilayah Subrayon 01 sebagai bagian dari forum profesional untuk memperkuat koordinasi, berbagi praktik baik, dan menyelaraskan program kerja ke depan.

Acara dibuka secara khidmat dengan bacaan basmalah yang dipandu oleh pembawa acara, Ahmad Yanuar. Dalam sambutan pembuka, Kepala SMPN 2 Nguntoronadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta MGMP dan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya forum ini di sekolah yang ia pimpin. Ia juga menyinggung berbagai kebijakan terbaru di dunia pendidikan, termasuk perubahan regulasi yang berdampak pada sistem pembelajaran dan evaluasi siswa.

Selanjutnya, Ketua MGMP PAI Rayon Kabupaten Wonogiri, Darmawan Basri, menyampaikan sejumlah agenda penting yang perlu menjadi perhatian para guru PAI dalam waktu dekat. Di antaranya adalah persiapan Penilaian Tengah Semester (PTS), pelaksanaan uji praktik ibadah, serta program Pesantren Ramadhan yang rutin digelar setiap tahun. Ia mendorong para guru untuk mulai merancang pembiasaan positif selama bulan suci Ramadhan, seperti kegiatan tadarus Al-Qur’an, kultum, dan program religi lainnya yang mendukung pembentukan karakter islami pada siswa.

Dalam arahannya, Darmawan juga menekankan pentingnya peran guru PAI bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik. “Guru adalah figur utama dalam pendidikan yang harus menjadi uswatun hasanah, contoh nyata bagi para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Terlebih sebagai guru PAI, kita berada di garda terdepan dalam menjaga dan membentuk moralitas generasi muda,” tegasnya.

Kegiatan MGMP ini menjadi wadah strategis untuk saling menguatkan dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik agama Islam. Para peserta pun terlihat antusias mengikuti diskusi dan berbagi pandangan demi terciptanya pembelajaran PAI yang lebih bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, MGMP PAI SR. 01 Wonogiri diharapkan mampu terus mendorong kualitas pendidikan agama Islam yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk akhlak mulia pada peserta didik.

Dalam sesi lanjutan, Ketua MGMP Subrayon 01, Mujiono, menambahkan materi diskusi yang berfokus pada program keagamaan di sekolah. Ia mengajak para guru untuk berbagi referensi dan praktik baik yang bisa diadopsi di sekolah masing-masing. Diskusi mencakup penyusunan kisi-kisi ujian praktik, penguatan program tadarus, tahfidz, dan sholat duha, serta pembinaan karakter Islami melalui kegiatan rutin di sekolah.

Ahmad Yanuar juga menyampaikan informasi penting terkait Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) PAI tahun 2025. Ia mengimbau kepada guru-guru yang belum mengikuti PPG untuk segera mengakses akun SIAGA masing-masing dan mendaftar pada program PPG sesuai ketentuan Kementerian Agama. Menariknya, tahun ini PPG hanya berdurasi sekitar 45 hari, jauh lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang memakan waktu hingga empat bulan.

Kegiatan MGMP ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga forum inspiratif bagi guru PAI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan kontribusi nyata dalam pembentukan generasi yang berakhlak mulia. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa MGMP tetap menjadi ruang yang strategis dan relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan agama di era modern.

Oleh Awal