Views: 77
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa jawa jenjang Sekolah Pertama (SMP) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) dengan tema : unggah ungguh ing gesangipun tiyang Jawi yang dilaksanakn pada Kamis, 15 Mei 2025 di Graha Saraswati, kegiatan ini dikuti oleh seluruh guru Bahasa Jawa diwilayah Kabupaten Wonogiri.
Sularto selaku ketua mgmp menyampaikan keprihatinan anak- anak zaman sekarang karena kurangnya unggah – ungguh dalam khidupan sehari-hari serta Etika anak muda yang tidak lagi melestarikan budaya Jawa karena tergerusnya oleh perkembangan zaman.

Sularto Ketua Rayon Bahasa Jawa
Selanjutnya acara inti oleh narasumber pertama KP Budayaningrat, Unggah -ungguh sebagai pedoman, untuk memilah dan memilih siapa yang di ajak bicara.
Beliau menyampaikan beberapa ilmu yang bisa di gunakan untuk tambahan materi para Guru Bahasa Jawa, Antara lain : Paramasastra,Tata krama dan Kagungan Basa, ada beberapa sumber yang dipakai sebagai pedoman di Jawa Tengah bisa diambil dari berbagai contoh dianataranya :Karaton Surakarta, Pamulangan Pawiyata, Pasrawungan dan Basa ing kesenian.
Melalui pendidikan kebudayaan Jawi diharapkan dapat berbagi norma dan nilai ( budaya Jawa) yang dapat memperkokoh budaya Jawa, masih sangat diperlukan berbagai upaya konkrit yang terpadu dan komprehensif guna membangun karakter bangsa yang berbasis budaya dan kearifan lokal.

Narasumber Pertama KP Budayaningrat
Narasumber kedua oleh Suliyanto beliau menyampaikan unggah – ungguh basa yaiku penataan bahasa berdasarkan tata karma, undha usuking basa Jawa zaman sekarang yaitu, ngoko, ngoko alus, karma dan karma alus, beliau juga memberikan beberapa contoh penggunaan bahasa sesuai kaidah dalam kehidupan sehari – hari, Suliyanto menekan “Tetelasing Basa Jawa ngasorke dhiri ngunggulake liyan”.

Narasumber kedua Suliyanto
Kegiatan ditutup dengan Tanya jawab oleh bebrapa peserta terkait materi yang disampaikan oleh kedua narasumber









