Views: 20
MGMP Sub rayon 01 Wonogiri menyelenggarakan workshop Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 09.00 -11.30 WIB di ruang aula SMP Negeri 3 Wonogiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru mata pelajaran IPA dalam mengelola kelas secara efektif dan efisien. Workshop dibuka oleh Ibu Ais Widayanti, S.Pd, selaku koordinator IPA Sub rayon 01. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pengelolaan kelas mempunyai peranan penting diantaranya sebagai penguatan pembelajaran dalam pembelajaran mendalam, model pembelajaran, pembelajaran STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), dan pendidikan perubahan iklim. Pengelolaan kelas merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas. Sambutan yang kedua disampaikan oleh Bapak Sri Wibowo, S.Pd, M.Pd. Beliau memberikan motivasi dan semangat pada peserta workshop dan berharap workshop ini dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi para guru IPA pada khususnya dalam mengelola kelas dengan lebih baik.

Narasumber dalam workshop ini adalah Bapak Budi Hartanto, S.Pd, M.Pd. Bapak Budi Hartanto, S.Pd, M.Pd menyampaikan tujuan pengelolaan kelas untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman dimana peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Selain itu, beliau menyampaikan Sepuluh kegiatan dalam pengelolaan kelas meliputi 1) pengaturan meja kursi siswa, 2) pengelolaan siswa, 3) Optimalisasi penggunaan teknologi digital, 4) Sudut baca dan pajangan karya, 5) Alat dan media pembelajaran, 6) Pencahayaan kelas, 7) Aturan dan kesepakatan kelas, 8) Lingkungan belajar, 9) Manajemen waktu, 10) Model dan strategi Pembelajaran. Dalam pembahasan poin tiga yaitu optimalisasi penggunaan tehnologi digital, beliau mengajak bapak ibu guru mempraktekkan praktikum maya. Praktikum maya adalah simulasi percobaan laboratorium yang dilakukan secara virtual melalui perangkat digital. Praktikum maya Sangat aman untuk mensimulasikan percobaan berbahaya tanpa risiko nyata. Bapak Ibu guru sangat antusias membuka simulasi praktikum dengan menggunakan HP masing-masing. Diakhir kegiatan Bapak Ibu guru menuliskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.


Para peserta workshop sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Harapannya, melalui workshop ini Bapak Ibu guru IPA Sub Rayon 01 dapat meningkatkan kompetensinya dalam mengelola kelas dan menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien bagi para peserta didik.
Zyersi Yodarsih, S. Pd. / SMP Negeri 6 Wonogiri



